bagaikan menggenggam bunga mawar
semakin ku menggenggam erat
tangan ini semakin menyucurkan darahnya
ku tak melarang sang kumbang menghampiri bunga
karna bunga mekar adalah idaman para kumbang
aku mengerti bunga ini masih mengharapkan
sang kumbang yang tlah lama menghampirinya
tapi hati ini retak
dikala dirimu masih mengharapkan
kekasih lamamu
didepan mataku
ku mengghargai perasaanmu kepadanya
tpi jangan mengharapkan dia didepan mataku
apa lagi mengenangnya
jgn sampai mengenangnya ditempat
dimana aku bisa mengetahuinya
karna itu membuatku tak berarti didepanmu